PAGI ini rintik air dari langit jatuh membasahi Bumi. Derasnya masih terasa perih, atmosfer nampaknya juga tengah menggambarkan sedih, bahkan bulir bening yang semula tertahan juga turut lolos membasahi pipi. Maaf semesta, aku tidak sekuat itu. Sudah terlalu banyak yang aku pikul, sampai tubuh pun ikut terasa remuk seperti habis dipukul. Planet Merah, Mars.
Mars, Semesta & Sastra.